Sunday, April 5, 2015

Selamat Jalan, Pak

Selama saya jadi mahasiswa ngawur di Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Bahasa dan Seni, UNY, salah satu dosen yang betul-betul saya kagumi adalah Pak Asih Sigit Padmanugraha.
Dari beliau saya mula-mula belajar, dan kemudian dibikin jatuh cinta pada Creative Writing. Kelas-kelas yang diampu beliau berkesan sekali, yang masih saya ingat sampai sekarang kelas Menulis di semester III dan VI. 

Di kelas Menulis, setiap minggunya kami diminta untuk membuat esai satu halaman berupa ulasan kritis mengenai karya sastra Amerika tertentu. Kami mengulas karya-karya penulis perempuan Amerika seperti Amy Tan dan Anne Bradstreet, elemen horor dalam karya Edgar Allan Poe, fiksi ilmiahnya H.G. Wells, dan lain-lain. 

Sempat dibikin gemas sebab saya selalu mendapat nilai 6- atau mentok di angka 7- untuk tulisan-tulisan yang saya pikir sudah keren sekali itu. Sampai suatu hari akhirnya tulisan saya dinilai 9 oleh beliau. Rasanya kepengin saya bingkai dan pajang tulisan saya itu, satu-satunya yang mendapat nilai 9 selama satu semester kuliah Menulis. Memang saya tidak sampai membingkai lalu memajang tulisan itu di dinding tetapi tetap saya simpan sampai sekarang.