Thursday, June 11, 2015

Tihau (femina, 9-15 Mei 2015)



Jalan menuju Dusun Abung Barat, Lampung, memang agak berliku. Dari jalan besar yang biasa dilewati bus-bus malam antarkota antarprovinsi dan truk-truk besar pembawa hasil bumi, ada sebuah jalan kecil membelah kebun-kebun lada. Jalan kecil itu berbatu dan becek karena proyek pelapisan aspal belum menyentuhnya. Turun naik menantang siapa saja pengendara yang lewat di sana. Ada sebuah turunan yang curam sekali lalu tanjakan yang tajam sekali, mirip mangkuk. Dan pada bagian dasar mangkuk itu, di salah satu sisi, ada tiga makam berdampingan. Sepasang berukuran manusia dewasa dan satu yang lain berukuran anak kecil. Kayu-kayu nisan tiap makam sudah melapuk, maka agak sulit membaca siapa yang dikubur disana. Tapi aku tahu siapa mereka.