Tuesday, November 3, 2015

Aku tahu, kamu akan menjadi seorang bapak yang baik

kita bertiga



Hey, teman hidup.

Untuk aku, tiga puluh empat minggu terakhir adalah salah satu dari sekian banyak waktu-waktu paling seru yang pernah aku jalani bersama kamu.

Dimulai dari berita besar yang ngga kita sangka-sangka.

Bahwa aku hamil bukanlah kabar yang waktu itu ingin kita dengar. Iya, kan? Kita punya rencana panjang yang belum melibatkan kehamilan atau anak atau mengubah haluan hidup kita seratus delapan puluh derajat jungkir balik sebagai sepasang orang tua. Tapi aku hamil!
Hanya butuh satu dua hari untuk merasa ngga percaya, takut, ngga siap, bahkan ngga terima. Lalu aku jatuh cinta.

Aku jatuh cinta pada bulatan hitam yang tercetak di foto hasil USG pertama yang kita pajang di pintu lemari es itu. Cuma bulatan hitam di tengah-tengah segitiga yang kata dokter adalah rahimku, sekadar gambar dua dimensi di depan pintu lemari es. Tapi ia berhasil membuatku jatuh cinta.

Aku tahu, kamu juga merasa begitu.